Skip to main content

Ur daughter choice

 My mother always complains about my husband. She doesn't like anything he does. Implicitly, my mother says, "How can someone wealthy like him become your husband?" As my husband's wife, I'm obviously in a difficult position. I can't go against my mother, but how? My mother always thinks like that. She thinks that her child's husband should have a character that suits her. But actually, it's me who married my husband, not my mother. It's understandable if my husband's character doesn't suit my mother because my husband is destined for me, not for my mother. But why is this being constantly emphasized? When it's clear that my husband is the one I need. If not with my husband, then with whom? Do I have to be alone? I don't want that.

Comments

Popular posts from this blog

kayak serial korea

serial korea biasanya ceritanya gini: ada 4 orang misal A B C D which is A dan B : male C dan D : female A -> C -> B -> D -> A dan itu sama kayak mereka jadi brasa nonton serial korea qeqeqe menanti endingnya ajah :D

MP...i'm back ^_^

hello pribadih...i'm back alhamdulillah Ujian Akhir Semester 1 sudah selesai gimana hasilnya??? hohoho belum tau saiah slesenya aja baru hari ini dan ternyata aku berhasil hibernasi hahaha emank siy ngintip-ngintip tapi menurutku itu lumayan *daripada lu manyun * aku berhasil ga posting n ga komen hahaha sangat tidak penting tapiiiii itu sedikit mengurangi intensitas ngeMPiku eh, gak sedikit, banyak kok dan kenapa aku masi ngintip??? karena hanya memanfaatkan gratisan sajah kartu three gitu loh *hihihi...jadi ngiklan* dapet bonus internet acces 1024KB/hari bwt onlen mobile, segitu udah lumayan kalo ga dipake kan sayang mending buat intip-intip oya, mau nyapa teman-teman terbaikku di MP apa kabar kalian semuah??? apakah kalian masi mengingatku??? jangan-jangan udah lupa yah ma aku??? jangan-jangan udah diremove??? plis my friends... back to me *halah* dan aku sedih... kenapa di saat aku bisa kembali ngeMPi ada sahabatku yang pergi meninggalkan MPnya huks... kembalilah aidaaaaaaaaaa ...

mendua...

tak pernah kubayangkan tak seperti yang kupikirkan ternyata keputusanku untuk mendua adalah keputusan yang berat konsekuensinya konsentrasiku malah jadi ga fokus bingung banged deh karena emank semua belum pasti semua emank sedang kuusahakan pengennya bisa beriringan bersama ternyata ada yang bertumbukan haruskah kukorbankan salah satu??? tapi yang mana??? kenapa aku masi belum bisa membuat keputusan yang terbaik mantep di satu pilihan aja semua emank udah terjadi ga boleh disesali jadikan pelajaran berharga buatku mungkin semua ada hikmahnya hanya saja belum menemukannya ya Rabb...hanya kepadaMu kusandarkan segalanya mohon berikan kemudahan dalam setiap langkah aamiin...