Skip to main content

When Being Enough Is Never Enough ✨

 I don’t know why, but the pattern always seems to be the same.


Both of them keep placing expectations on me, as if living a simple, peaceful life is never enough. It’s almost like they’re not allowed to slow down for a moment and just breathe.


The pressure often sounds like this: “You have to perform Hajj while you’re still young. The sooner, the better. If possible, go right now.” Sometimes it feels as though the message is, “Until you’ve gone on Hajj, you haven’t truly earned your place in the family.” Family gatherings, respect, recognition, it can all seem tied to whether you’ve checked that box.


Then there are the expectations. The children must excel. They must achieve something. In every opportunity, in every field, they are expected to stand out. Being part of the crowd isn’t enough; they have to be the ones on stage, the ones holding the trophy, the ones everyone talks about.


And honestly, those hopes aren’t necessarily bad. Deep down, they come from wanting the best for the children. The intentions may be good.


But the journey toward those expectations is exhausting.


There are days when you’ve worked as hard as you possibly can, prayed with all your heart, sacrificed comfort, sleep, and peace of mind, only to find yourself still standing in the same place. Still part of the middle class. Still struggling. Still wondering when things will finally get easier.


It can feel incredibly discouraging.


Because the truth is, people are different. Not everyone is born with the same talents, opportunities, or circumstances. Not everyone is destined to become extraordinary, famous, or spectacular.


And maybe that’s okay.


Maybe a meaningful life isn’t measured by impressive titles, remarkable achievements, or the ability to meet everyone else’s expectations. Maybe having enough sustenance, a roof over your head, people you love, and good health is already a blessing beyond measure.


Isn’t that enough?

Comments

Popular posts from this blog

mendua...

tak pernah kubayangkan tak seperti yang kupikirkan ternyata keputusanku untuk mendua adalah keputusan yang berat konsekuensinya konsentrasiku malah jadi ga fokus bingung banged deh karena emank semua belum pasti semua emank sedang kuusahakan pengennya bisa beriringan bersama ternyata ada yang bertumbukan haruskah kukorbankan salah satu??? tapi yang mana??? kenapa aku masi belum bisa membuat keputusan yang terbaik mantep di satu pilihan aja semua emank udah terjadi ga boleh disesali jadikan pelajaran berharga buatku mungkin semua ada hikmahnya hanya saja belum menemukannya ya Rabb...hanya kepadaMu kusandarkan segalanya mohon berikan kemudahan dalam setiap langkah aamiin...

UNku dulu, gimana denganmu?

besok anak SMA menghadapi UN, gitu juga dengan adikku, si kembar, yang tadi sore ngingetin kakaknya buat mendoakan. mohon doanya yah temen-temen MPers semuaaaaa jadi flashback ke jaman UNku. waktu itu tahun 2004 dan sudah diberlakukan UN dengan nilai standar minimal 3,00 (kalo ga salah). dan rata-rata harus berapa gitu (lupa). yang pasti cukup buat anak seSMA tegang semua wajahnya. apalagi kepala sekolah selalu menanamkan gini "kalian ini kelas 3 ga boleh main-main ngadepin UN, bisa jadi yang biasanya rangking bakal ga lulus, jadi kalian semua jangan mrasa bisa ya! kalian smw bisa juga ga lulus loh!" denger kata-kata kayak gitu berkali-kali, bikin kita down banget. mungkin tujuannya biar kita blajar beneran. tapi malah terkesan bikin mlempem yah. yang jelas waktu itu kerjaanku dan anak sekosan-yang kelas tiga semua-adalah belajar, belajar dan belajar. kalo dipikir-pikir lagi. seneng sih hawa-hawa kayak gitu. kayaknya full of semangat dan belum ada gangguan macam hape apalagi ...

MP...i'm back ^_^

hello pribadih...i'm back alhamdulillah Ujian Akhir Semester 1 sudah selesai gimana hasilnya??? hohoho belum tau saiah slesenya aja baru hari ini dan ternyata aku berhasil hibernasi hahaha emank siy ngintip-ngintip tapi menurutku itu lumayan *daripada lu manyun * aku berhasil ga posting n ga komen hahaha sangat tidak penting tapiiiii itu sedikit mengurangi intensitas ngeMPiku eh, gak sedikit, banyak kok dan kenapa aku masi ngintip??? karena hanya memanfaatkan gratisan sajah kartu three gitu loh *hihihi...jadi ngiklan* dapet bonus internet acces 1024KB/hari bwt onlen mobile, segitu udah lumayan kalo ga dipake kan sayang mending buat intip-intip oya, mau nyapa teman-teman terbaikku di MP apa kabar kalian semuah??? apakah kalian masi mengingatku??? jangan-jangan udah lupa yah ma aku??? jangan-jangan udah diremove??? plis my friends... back to me *halah* dan aku sedih... kenapa di saat aku bisa kembali ngeMPi ada sahabatku yang pergi meninggalkan MPnya huks... kembalilah aidaaaaaaaaaa ...